MPM Logo

Jaringan Kami

Kontak

Berita

Karir

Tentang Kami


whatsapp icon

Mengenal Fungsi dan Aturan Pasang Segitiga Pengaman saat Keadaan Darurat

Dipublikasi pada:

11-04-2023

Bagikan:

news-image

Apabila kamu baru membeli mobil, umumnya akan disertakan beberapa peralatan tambahan yang bisa digunakan dalam keadaan darurat. Misalnya, ban serep, dongkrak, dan segitiga pengaman. Mungkin kebanyakan dari kamu sudah mengetahui fungsi ban serep dan dongkrak. Tapi tidak sedikit yang masih awam dengan fungsi dari segitiga pengaman.

Segitiga pengaman umumnya diletakan di belakang mobil yang sedang mengalami kendala seperti kecelakaan, mogok, hingga pecah ban. Jadi, kendaraan lain yang melintas dapat menyadari bahwa ada keadaan darurat di depannya. Biasanya, segitiga pengaman tersebut diletakan beberapa meter di belakang kendaraan yang mengalami keadaan darurat.

Segitiga pengaman punya fungsi yang tidak kalah penting dari peralatan darurat lain. Dengan terpasangnya segitiga pengaman di belakang mobil, maka kendaraan di belakangnya dapat memperlambat laju dan lebih berhati-hati saat melewati kendaraan yang sedang berkendala di depannya.

Oleh karena itu penting untuk segitiga pengaman selalu tersedia dalam mobil. Sebab, keadaan darurat bisa terjadi kapan saja di dalam perjalanan. Ukurannya yang kecil, bisa dilipat, seharusnya membuat segitiga pengaman dapat diletakan di mana saja di dalam mobil.

Dasar Hukum Segitiga Pengaman Untuk Mobil

Meski fungsinya sederhana, namun kenyataannya bentuk dan ukuran pengaman tidak bisa sembarangan. Aturannya tertuang dalam 12 Ayat 2 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 Tahun 1993, yaitu:

- Berbentuk segitiga sama sisi, terbuat dari bahan yang tidak mudah berkarat, memiliki panjang sisi 0,40 meter dan lebar 0,05 meter, berwarna merah dengan bagian dalam berlubang.

- Warna merah harus memantulkan cahaya saat terkena sinar lampu.

Sementara untuk pemasangan harus diletakkan di depan dan belakang kendaraan yang berhenti.

- Aturan penggunaan segitiga pengaman mobil telah tertuang dengan jelas pada pasal 57 ayat 3 huruf C Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009.

Selain itu terkait penggunaannya juga sudah diatur dalam Pasal 121 UU No. 22/2009. Disebutkan bahwa segitiga pengaman wajib dipasang bersama lampu isyarat peringatan bahaya saat kendaraan berhenti atau parkir dalam kondisi darurat.

Sementara dalam Pasal 298 disebutkan, pengemudi kendaraan yang tidak memasang segitiga pengaman atau lampu isyarat saat berada dalam kondisi darurat akan terancam pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp 500 ribu.

Kemudian dalam Pasal 278 ditegaskan bahwa setiap mobil wajib membawa segitiga pengaman. Pengemudi yang tidak membawa segitiga pengaman di dalam kendaraannya akan dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda Rp 250 ribu. 

Jarak Pemasangan Segitiga Pengaman

Penggunaan segitiga pengaman dalam keadaan darurat juga tidak bisa sembarangan. Pengemudi harus memastikan jarak pemasangan segitiga pengaman sudah tepat, sehingga mobil belakang tidak melakukan rem mendadak.

Sama seperti bentuk dan ukuran, aturan terkait penggunaan segitiga pengaman juga sudah ditentukan. Tujuannya, agar masih ada ruang yang aman antara segitiga pengaman dan mobil bermasalah.

Aturan mengenai peletakan segitiga pengaman tertuang dalam Pasal 13 Keputusan Menteri Perhubungan, segitiga harus ditempatkan di permukaan jalan, di depan dan belakang kendaraan yang mengalami kendala. Jarak segitiga pengaman yakni 4 meter dari posisi mobil berhenti, sementara jarak dari samping mobil tidak boleh lebih dari 40 cm.

Namun, segitiga pengaman bisa dipasang lebih jauh dari jarak mobil yang mengalami keadaan darurat, tergantung dari arus kendaraan di jalan tersebut. Apabila kondisi jalan dalam keadaan ramai lancar, maka idealnya segitiga pengaman dipasang 10 meter dari kendaraan. Sementara jalan tol bisa 100 meter.

Cara Memasang Segitiga Pengaman yang Benar

Setelah mengetahui aturan resmi mengenai bentuk dan penggunaan, sekarang saatnya untuk lebih mengetahui cara memasang segitiga pengaman yang tepat. Pemasangan segitiga pengaman yang tepat berguna agar kendaraan yang bermasalah tidak mengganggu lalu lintas atau membuat bingung pengendara lain.

Misalnya ketika kamu mengalami keadaan darurat di sisi jalan, maka segitiga pengaman dipasang di dekat garis bahu jalan yang ada di sisi kanan mobil. Namun, pemasangannya harus tetap di jalan aspal. Selain itu, kamu juga harus memastikan pemantul cahaya pada segitiga pengaman bekerja dengan baik.

Kamu juga harus memastikan segitiga pengaman yang digunakan tidak kotor atau tertutup debu. Hal ini penting agar segitiga pengaman dapat terlihat jelas oleh pengendara lain. Di samping itu, saat melakukan perbaikan, sebaiknya nyalakan juga lampu hazard.

Berita Seputar MPMRent

news image

Article

Berapa Tarif Tol Jakarta Semarang? Berikut data terbarunya!

news image

Article

Alfa Romeo 4C Mobil Sport Mewah Edisi Terbatas

news image

Article

Daftar Mobil Hybrid Di Indonesia! Pilihan Terbaik Kendaraan Hybrid!

news image

Article

Konsumsi BBM Avanza Vs Xpander Vs Innova Bensin! Mana yang paling irit?

news image

Article

Apa itu Lampu BiLED Mobil? Benarkah Begitu MENYALA!

news image

Article

Ingin Ke Sumatera? Pelajari Dulu Jalan Lintas Sumatera!

news image

Article

Jakarta Bandung Berapa Jam Melalui Tol dan Non Tol!

news image

Article

Berapa Jam Perjalanan Jakarta Surabaya Melalui Tol?

news image

Article

Shell Super vs Pertamax : Harga Oktan dan Ron

news image

Article

Perbedaan Pertamax Turbo dengan Pertamax Green 95 dan 92

news image

Article

Harga Pertamax Green 92 BBM Baru Pengganti Pertalite

news image

Article

Apa Sebenarnya Fungsi Lampu Kota di Mobil Anda?

news image

Tips & Trick

Cara Mendapatkan Sertifikat Mengemudi Untuk Membuat SIM

news image

Tips & Trick

Cara Mengemudi Mobil Matic Di Tanjakan dan Turunan

news image

Tips & Trick

Berapa Standar Tekanan Angin Ban Mobil? Begini Cara Menghitungnya!

PT Mitra Pinasthika Mustika Rent


mpm-logo-footer

Sunburst CBD Lot II No. 10

Jl. Kapten Soebijanto Djojohadikusumo

BSD City, Tangerang 15322, Indonesia

Telp: +62 21 5315 7668

Fax: +62 21 5315 7669

Tentang KamiSewa MobilFAQHubungi KamiKebijakan Privasi

Contact Center

Ikuti Kami

©2024 PT Mitra Pinasthika Mustika Rent

All Rights Reserved

©2024 PT Mitra Pinasthika Mustika Rent. All Rights Reserved