MPM Logo

Jaringan Kami

Kontak

Berita

Karir

Tentang Kami


whatsapp icon

Cara Kerja Alat & Sistem Pendingin Mesin Mobil Untuk Mencegah Overheating

Dipublikasi pada:

13-05-2024

Bagikan:

news-image

Dalam dunia otomotif, sistem pendingin mesin mobil adalah salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan. 

 

Sistem ini berperan penting dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil saat mobil beroperasi. Keseimbangan suhu yang tepat adalah kunci untuk menjaga kinerja optimal mesin dan mencegah overheating yang bisa merusak komponen-komponen mesin.

 

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail komponen, fungsi, dan pentingnya sistem pendingin pada mesin mobil. Memahami bagaimana sistem pendingin bekerja dan mengapa perawatannya penting dapat membantu Anda menghindari masalah serius seperti overheating yang dapat merusak mesin mobil Anda.

 

Fungsi Alat Pendingin Mesin Mobil

 

Fungsi utama dari sistem pendingin mesin mobil adalah mengatur suhu mesin agar tetap dalam batas yang aman untuk mencegah kerusakan akibat overheating. 

Sistem ini bekerja dengan menyerap panas yang dihasilkan oleh mesin selama operasi dan memindahkannya ke radiator untuk didinginkan sebelum kembali mengalir ke mesin. 

 

Dengan menjaga suhu mesin dalam batas yang aman, sistem pendingin membantu memastikan kinerja optimal mesin serta mencegah potensi kerusakan yang serius akibat overheating, seperti kebocoran dan deformasi pada komponen mesin.

 

Baca juga: Inilah Fungsi Mengecek Radiator Mobil, Bahaya Jika Radiator Bocor!

 

Komponen Sistem Pendingin Mobil

 

Komponen-komponen utama dalam sistem pendingin mesin mobil terdiri dari radiator, kipas pendingin, termostat, pompa air, dan cairan pendingin. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Radiator

Radiator adalah komponen utama dalam sistem pendingin mesin mobil. Fungsinya adalah sebagai tempat pendinginan utama di mana cairan pendingin yang panas dari mesin disirkulasikan. 

 

Radiator dilengkapi dengan serangkaian pipa berliku di dalamnya yang memungkinkan udara luar untuk mengalir melewati cairan pendingin, sehingga panas dari cairan tersebut diserap dan didinginkan.

 

2. Kipas Pendingin

Kipas pendingin bekerja untuk meningkatkan efisiensi pendinginan dengan mengalirkan udara dingin ke radiator. Kipas ini biasanya diaktifkan secara otomatis ketika suhu mesin mencapai tingkat tertentu. Fungsi utamanya adalah membantu meningkatkan laju pendinginan radiator, terutama saat mobil berhenti atau berjalan dengan kecepatan rendah.

 

3. Termostat

Termostat adalah komponen yang mengontrol aliran cairan pendingin ke radiator berdasarkan suhu mesin. Ketika suhu mesin naik, termostat membuka katupnya untuk memungkinkan cairan pendingin mengalir ke radiator sehingga dapat didinginkan. 

 

Begitu suhu mencapai batas yang ditetapkan, termostat akan menutup katupnya untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.

 

4. Pompa Air

Pompa air adalah perangkat yang menggerakkan cairan pendingin melalui sistem pendingin mesin. Pompa ini berfungsi untuk memastikan aliran yang konsisten dan efektif dari cairan pendingin, sehingga panas dari mesin dapat dihapuskan dengan efisien melalui radiator. 

 

5. Cairan Pendingin

Cairan pendingin biasanya berupa campuran air dan coolant, berperan penting dalam menyerap panas dari mesin dan membantu memindahkannya ke radiator untuk didinginkan. 

 

Selain itu, cairan pendingin juga mencegah pembekuan pada suhu rendah dan melindungi sistem dari korosi.

 

Proses Pendinginan

 

Proses pendinginan dalam sistem pendingin mesin mobil melibatkan serangkaian langkah yang melibatkan peredaran cairan pendingin dari radiator ke dalam mesin untuk menyerap panas, dan kemudian mengembangkan panas tersebut ke udara melalui radiator. Berikut adalah detail proses tersebut:

 

1. Cairan Pendingin dari Radiator ke Mesin

Proses dimulai saat mesin dihidupkan. Pada saat itu, cairan pendingin berada di dalam radiator dalam kondisi yang lebih dingin. Ketika mesin mulai beroperasi, pompa air mulai menggerakkan cairan pendingin dari radiator melalui saluran yang terhubung menuju blok mesin.

 

2. Penyerapan Panas oleh Cairan Pendingin

Ketika cairan pendingin mencapai blok mesin, ia mengalir melalui saluran-saluran kecil yang membungkus silinder mesin dan bagian-bagian lain yang menghasilkan panas, seperti kepala silinder. Selama perjalanan ini, cairan pendingin menyerap panas dari komponen-komponen mesin yang panas, membantu menurunkan suhu mereka.

 

3. Kembalinya Cairan Pendingin yang Dipanaskan ke Radiator

Setelah menyerap panas dari mesin, cairan pendingin yang dipanaskan kembali mengalir ke radiator. 

 

4. Pemindahan Panas ke Udara melalui Radiator:

Saat cairan pendingin yang dipanaskan mengalir melalui pipa-pipa radiator, udara luar yang mengalir melalui sirip-sirip radiator menghilangkan panas dari cairan tersebut. 

 

Proses ini memungkinkan panas yang diambil oleh cairan pendingin dari mesin untuk dialihkan ke udara sekeliling, mendinginkan cairan pendingin kembali sebelum kembali ke mesin.

 

5. Siklus Berulang

Proses ini berulang secara terus-menerus selama mesin beroperasi. Cairan pendingin terus mengalir dari mesin ke radiator dan kembali lagi, membantu menjaga suhu mesin tetap stabil dan mencegah overheating.

 

Tanda-tanda Masalah pada Mesin Mobil dan Cara Mengatasinya

 

Tanda-tanda masalah pada sistem pendingin mesin mobil perlu diperhatikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

 

  • Peningkatan suhu mesin
  • Kebocoran cairan pendingin
  • Bunyi yang tidak wajar
  • Indikator kebocoran atau overheating
  • Perubahan dalam performa mesin

 

Untuk mengatasi masalah pada sistem pendingin mesin mobil, langkah-langkah yang dapat diambil termasuk pemeriksaan dan penggantian cairan pendingin yang buruk, perbaikan kebocoran yang ditemukan pada sistem, serta penggantian komponen yang rusak seperti radiator atau kipas pendingin. 

 

Selain itu, penting juga untuk memeriksa dan jika perlu mengganti termostat yang tidak berfungsi dengan baik. Melakukan pemeriksaan rutin dan membawa mobil ke bengkel terpercaya jika diperlukan akan membantu memastikan sistem pendingin berfungsi optimal dan mencegah masalah yang lebih serius di masa mendatang

Berita Seputar MPMRent

news image

Article

Berapa Tarif Tol Jakarta Semarang? Berikut data terbarunya!

news image

Article

Alfa Romeo 4C Mobil Sport Mewah Edisi Terbatas

news image

Article

Daftar Mobil Hybrid Di Indonesia! Pilihan Terbaik Kendaraan Hybrid!

news image

Article

Konsumsi BBM Avanza Vs Xpander Vs Innova Bensin! Mana yang paling irit?

news image

Article

Apa itu Lampu BiLED Mobil? Benarkah Begitu MENYALA!

news image

Article

Ingin Ke Sumatera? Pelajari Dulu Jalan Lintas Sumatera!

news image

Article

Jakarta Bandung Berapa Jam Melalui Tol dan Non Tol!

news image

Article

Berapa Jam Perjalanan Jakarta Surabaya Melalui Tol?

news image

Article

Shell Super vs Pertamax : Harga Oktan dan Ron

news image

Article

Perbedaan Pertamax Turbo dengan Pertamax Green 95 dan 92

news image

Article

Harga Pertamax Green 92 BBM Baru Pengganti Pertalite

news image

Article

Apa Sebenarnya Fungsi Lampu Kota di Mobil Anda?

news image

Tips & Trick

Cara Mendapatkan Sertifikat Mengemudi Untuk Membuat SIM

news image

Tips & Trick

Cara Mengemudi Mobil Matic Di Tanjakan dan Turunan

news image

Tips & Trick

Berapa Standar Tekanan Angin Ban Mobil? Begini Cara Menghitungnya!

PT Mitra Pinasthika Mustika Rent


mpm-logo-footer

Sunburst CBD Lot II No. 10

Jl. Kapten Soebijanto Djojohadikusumo

BSD City, Tangerang 15322, Indonesia

Telp: +62 21 5315 7668

Fax: +62 21 5315 7669

Tentang KamiSewa MobilFAQHubungi KamiKebijakan Privasi

Contact Center

Ikuti Kami

©2024 PT Mitra Pinasthika Mustika Rent

All Rights Reserved

©2024 PT Mitra Pinasthika Mustika Rent. All Rights Reserved